Langsung ke konten utama

Penulisan 'Nya' dan 'Mu' (Tuhan)

Telah diketahui, bahwa penulisan kata ganti yang ditujukan kepada Tuhan (Allah) selalu menggunakan huruf besar, terkadang banyak ditemukan kesalahan dalam penulisannya, yaitu kurangnya tanda penghubung (-). Perhatikan beberapa contoh di bawah ini:

- Aku bersyukur kepadaNya atas rahmat yang telah diberikan kepadaku ==> seharusnya ditulis:
Aku bersyukur kepada-Nya atas rahmat yang telah diberikan kepadaku

- KepadaMu aku berdoa, terima kasih Tuhan. Amin. ==> seharusnya ditulis:
Kepada-Mu aku berdoa, terima kasih Tuhan. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENULISAN JUDUL: Penulisan Kata Ulang, Kata Depan dan Kata Sambung

PENULISAN KATA ULANG

Penulisan kata ulang untuk huruf pertama pada kata pertama menggunakan huruf Kapital dan pada huruf pertama pada kata kedua menggunakan huruf kecil (2 & 3). Bila pengulangan kata berupa kata dasar (1), maka penulisannya menggunakan huruf kapital pada huruf pertama.

Contoh:

1. Pendidikan Budi Pekerti untuk Anak-Anak Sekolah Dasar
2. Lari Terbirit-birit Masuk Ladang Orang
3. Kata-katanya Tidak Layak Diucapkan


PENULISAN KATA DEPAN

Kata depan (preposisi) yang terletak di tengah penulisan judul tidak ditulis dengan huruf besar pada huruf pertamanya. Apabila kata depan ditulis di awal penulisan judul, maka menggunakan huruf besar pada huruf pertamanya.

Contoh:


Di Hampar Biru Tudung Langit
- Keluhan Petani Pantura terhadap Kelangkaan Pupuk SP 36
- Dukungan Pelaksanaan FFI 2007 di Pekanbaru

Daftar Kata-kata Depan:di, ke, pada, kepada, dari, daripada, terhadap, ...

PENULISAN KATA SAMBUNG

Kata sambung yang terletak di tengah penulisan judul tidak ditulis dengan huruf besar pada hur…

Beberapa Contoh Frase Benda dalam Penulisan Judul

Pada postingan sebelumnya telah disebutkan secara panjang lebar mengenai apa-apa yang perlu diketahui dalam penulisan judul. Salah satunya adalah penuilisan judul sebaiknya ditulis dalam bentuk frase benda, bukan dalam bentuk kalimat.

Meskipun telah diberikan sebuah contoh sebelumnya, ada baiknya apabila diberikan kembali beberapa contoh mengenai hal tersebut dengan harapan, setiap pembaca di blog ini boleh lebih jauh mengerti dan memahaminya.

Beberapa judul di bawah ini telah dirubah dari bentuk kalimat ke bentuk frase benda.

Contoh:

1. KPK Menyetor Rp 25 Miliar ke Kas Negara
Diubah menjadi:
Penyetoran Rp 25 Miliar ke Kas Negara oleh KPK

2. Masyarakat Aceh di Luar Negeri Mengucapkan Selamat Hari Raya Aidul Fitri
Diubah menjadi:
Ucapan Selamat Hari Raya Aidul Fitri dari Masyarakat Aceh di Luar Negeri

3. Presiden SBY Memberi Waktu Mendiknas untuk Menyelesaikan RPP
Kedinasan
Diubah menjadi:
Pemberian Waktu Presiden kepada Mendiknas untuk Penyelesaian RPP Kedinasan

4. Polandia Menentang "Hari Ant…

ATURAN PENULISAN TANDA BACA: Garis Miring (/)

1. Tanda garis miring dipakai di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim. 
Misalnya:
No. 7/PK/1973
Jalan Kramat III/10
Tahun anggaran 1985/1986 

2. Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata atau, tiap. 
Misalnya:
Dikirimkan lewat darat/laut (dikirimkan lewat darat atau laut)
Harganya Rp25,00/lembar (harganya Rp25,00 tiap lembar)

Sumber: Wikisource