Langsung ke konten utama

Susunan Organisasi HOKI

Pelindung: Yayasan Peduli Indonesia 
Alamat: Ultrechtstraat 90 – 2408GS Alphen a/d Rijn, The Netherlands 
Telepon: +31 172 608 398



Direktur Umum: Fida Abbott
Direktur Pemasaran: Munir Werlin

Tim Redaksi:


Editor: 
1. Badiyo 

Desain Grafis: Mien Setiawan
Admin: Munir Werlin


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENULISAN JUDUL: Penulisan Kata Ulang, Kata Depan dan Kata Sambung

PENULISAN KATA ULANG

Penulisan kata ulang untuk huruf pertama pada kata pertama menggunakan huruf Kapital dan pada huruf pertama pada kata kedua menggunakan huruf kecil (2 & 3). Bila pengulangan kata berupa kata dasar (1), maka penulisannya menggunakan huruf kapital pada huruf pertama.

Contoh:

1. Pendidikan Budi Pekerti untuk Anak-Anak Sekolah Dasar
2. Lari Terbirit-birit Masuk Ladang Orang
3. Kata-katanya Tidak Layak Diucapkan


PENULISAN KATA DEPAN

Kata depan (preposisi) yang terletak di tengah penulisan judul tidak ditulis dengan huruf besar pada huruf pertamanya. Apabila kata depan ditulis di awal penulisan judul, maka menggunakan huruf besar pada huruf pertamanya.

Contoh:


Di Hampar Biru Tudung Langit
- Keluhan Petani Pantura terhadap Kelangkaan Pupuk SP 36
- Dukungan Pelaksanaan FFI 2007 di Pekanbaru

Daftar Kata-kata Depan:di, ke, pada, kepada, dari, daripada, terhadap, ...

PENULISAN KATA SAMBUNG

Kata sambung yang terletak di tengah penulisan judul tidak ditulis dengan huruf besar pada hur…

Penulisan Kata Ulang

Seringkali kita menemukan penulisan kata ulang yang ditulis tidak benar dalam penulisan judul. Perhatikan beberapa contoh di bawah ini:

1. Untuk kata ulang yang berupa kata ulang sempurna, semua unsur kata ulang ditulis dengan huruf awal berupa huruf kapital.
Contoh: 

- Pengevakuasian Barang-barang Pasca Banjir Luapan Ciliwung ==> seharusnya ditulis: Pengevakuasian Barang-Barang Pasca Banjir Luapan Ciliwung

2. Untuk kata ulang tidak sempurna/berimbuhan, kata pertama ditulis dengan huruf awal berupa huruf kapital dan kata kedua ditulis dengan huruf awal berupa huruf kecil.
Contoh:

- PUISI: Berlari-Lari Aku Mengejar ==> seharusnya ditulis: PUISI: Berlari-lari Aku Mengejar 

Penulisan Kata Ulang pada Judul

Sedangkan penulisan kata ulang yang tidak dituliskan di dalam judul pun terkadang banyak terdapat kesalahan, yaitu kurangnya tanda penghubung (-). Perhatikan beberapa contoh di bawah ini:

- Ia lari terbirit birit hingga meninggalkan tasnya di beranda. ==> seharusnya ditulis:
Ia lari terb…

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menulis Angka

Tahukah anda, bahwa menulis angka numerik berbeda dengan menulis angka Romawi??

Mari kita lihat beberapa contoh di bawah ini:

Peringatan HUT Kota Otonom Tanjungpinang ke-7 diperingati secara meriah. (numerik)Peringatan HUT Kota Otonom Tanjungpinang VII diperingati secara meriah. (Romawi)Peringatan HUT Kota Otonom Tanjungpinang ketujuh diperingati secara meriah. (tulisan) ==> jangan ditulis ke tujuh, tetapi disambung
Berikut di bawah ini akan diberikan beberapa contoh yang sering ditemukan sebagai kesalahan besar dalam menulis judul:

Penangkapan 5 Tersangka Kasus Obat Terlarang di Surabaya ==> seharusnya ditulis ==> Penangkapan Lima Tersangka Kasus Obat Terlarang di Surabaya.
Selanjutnya perhatikan kalimat berikut di bawah ini:

Penangkapan 15 Terasangka kasus Obat Terlarang di Surabaya (ditulis dengan angka karena terdiri dari dua buah angka. Pada penulisan Judul, bila angka terdiri dari sebuah saja, maka harus ditulis dengan huruf, selebihnya ditulis dengan angka).

Lalu bagaimanakah…